Seorang gadis di India mengeluarkan air mata darah. Dia pun dianggap sebagai manusia suci.
Dokter di Patna, India bagian timur laut, dibingungkan oleh kondisi Rashida Khatoon yang mengeluarkan air mata darah beberapa kali sehari.
Pemuka Hindu lokal menyatakan bahwa itu sebuah keajaiban. Banyak orang datang ke rumah Rashida, untuk bermandi sebagai ritual.
“Saya tidak merasa sakit ketika awal ini terjadi, tapi saya terkejut melihat darah, bukan air mata biasa,” kata Rashida, sebagaimana dikutip The Sun. [pk]
Daftas Isi
-
▼
2010
(211)
- ► 09/26 - 10/03 (2)
- ► 08/22 - 08/29 (2)
- ► 08/15 - 08/22 (21)
- ► 08/08 - 08/15 (18)
- ► 08/01 - 08/08 (34)
- ► 07/25 - 08/01 (28)
- ► 07/18 - 07/25 (43)
- ► 07/11 - 07/18 (38)
- ► 07/04 - 07/11 (4)
- ► 06/27 - 07/04 (20)
Selasa, 10 Agustus 2010
Senin, 09 Agustus 2010
Cina Bikin Bus Ngangkangi Jalan Untuk Mengatasi Macet
Cina menemukan cara unik untuk mengurangi kemacetan lalu-lintas di jalan-jalan kota, sekaligus ramah lingkungan.
Serius, ini adalah masa depan yang Cina bayangkan. Bus besar mengangkangi jalan raya. Seperti dilansir huffingtonpost.com, Senin (2/8) lalu, proyek ini dirancang oleh perusahaan Shenzhen Huashi Future Parking Equipment, lewat pengembangan bus tiga dimensi: 3D Express Coach.
Idenya adalah memanfaatkan ruang atas jalanan, dengan bus mengangkang, sehingga menghemat biaya konstruksi dan meminimalkan dampak kemacetan. Sementara bus
Serius, ini adalah masa depan yang Cina bayangkan. Bus besar mengangkangi jalan raya. Seperti dilansir huffingtonpost.com, Senin (2/8) lalu, proyek ini dirancang oleh perusahaan Shenzhen Huashi Future Parking Equipment, lewat pengembangan bus tiga dimensi: 3D Express Coach.
Idenya adalah memanfaatkan ruang atas jalanan, dengan bus mengangkang, sehingga menghemat biaya konstruksi dan meminimalkan dampak kemacetan. Sementara bus
17 Agustus 1945 Juga Bertepatan Dengan Bulan Ramadhan
Momentum perayaan Hari Kemerdekaan pada tahun ini ternyata istimewa. Itu karena detik-detik proklamasi pada tahun 1945 juga bertepatan dengan bulan Ramadan.
Fakta sejarah di atas diungkapkan sejarawan LIPI Asvi Warman Adam dalam diskusi bertema Silaturahmi Kebangsaan: Kenapa 17 Agustus? Yang digelar Mega Institute di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (8/8/2010) malam.
Momentum 17 Agustus 1945 sama dengan tahun ini yang jatuh pada bulan Ramadan, ungkapnya.
Namun, Asvi buru-buru menepis aspek mistis dalam pemilihan tanggal 17 oleh para founding fathers sebagai momentum pembacaan teks proklamasi. Dia menjelaskan, proklamasi kemerdekaan Indonesia mengapa ditetapkan pada bulan Agustus karena peristiwa meledaknya bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki.
Fakta sejarah di atas diungkapkan sejarawan LIPI Asvi Warman Adam dalam diskusi bertema Silaturahmi Kebangsaan: Kenapa 17 Agustus? Yang digelar Mega Institute di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (8/8/2010) malam.
Momentum 17 Agustus 1945 sama dengan tahun ini yang jatuh pada bulan Ramadan, ungkapnya.
Namun, Asvi buru-buru menepis aspek mistis dalam pemilihan tanggal 17 oleh para founding fathers sebagai momentum pembacaan teks proklamasi. Dia menjelaskan, proklamasi kemerdekaan Indonesia mengapa ditetapkan pada bulan Agustus karena peristiwa meledaknya bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki.
Langganan:
Postingan (Atom)


