Nama Nick Afanasiev, seorang warga California, Amerika Serikat (AS), mendadak populer di dunia maya.
Video yang merekam aksi Nick saat menjilat hidung dan siku diunggah ke situs video sharing, Youtube. Video itu langsung jadi hits.
Seperti dikutip dari laman People’s Daily, Sabtu, 31 Juli 2010, dalam video tersebut, pria asli Moskow, Rusia, tersebut juga mempertontonkan kebolehannya menulis menggunakan lidah yang dianggap sebagai lidah terpanjang di AS.
Daftas Isi
-
▼
2010
(211)
- ► 09/26 - 10/03 (2)
- ► 08/22 - 08/29 (2)
- ► 08/15 - 08/22 (21)
- ► 08/08 - 08/15 (18)
- ► 08/01 - 08/08 (34)
- ► 07/25 - 08/01 (28)
- ► 07/18 - 07/25 (43)
- ► 07/11 - 07/18 (38)
- ► 07/04 - 07/11 (4)
- ► 06/27 - 07/04 (20)
Senin, 02 Agustus 2010
Ini Dia Video Lip Sync Tokek Racun Balasan Dari Video Lip Sync Keong Racun
Ada-ada saja cara orang numpang popularitas. Setelah video lip sync oleh Shinta dan Jojo berjudul Keong Racun menjadi ngetop, kini giliran ada cowok yang membalasnya dengan lagu berjudul Tokek Racun (Jawaban Keong Racun).
Lagu itu juga diunggah di situs YouTube oleh pengguna dengan nama Mr X-Katrok. Bedanya, suara lelaki dalam video itu tidak terlihat menunjukkan wajahnya.
Lagu itu juga diunggah di situs YouTube oleh pengguna dengan nama Mr X-Katrok. Bedanya, suara lelaki dalam video itu tidak terlihat menunjukkan wajahnya.
Label:
balasan,
jojo dan shinta,
keong racun,
teknologi video,
tokek racun
Minggu, 01 Agustus 2010
Ups, Buat Iklan Telanjang Perusahaan Bir Diprotes
Aktivis perempuan mendesak sebuah perusahaan bir untuk melarang iklan mengenai produknya ditayangkan. Iklan tersebut memang dinilai kontroversial karena menampilkan perempuan bertelanjang dada sedang mengkonsumsi bir.
Iklan yang menampilkan tiga orang perempuan setengah telanjang yang masing-masing memegang segelas bir. Bir tersebut bahkan dicocokan dengan warna dari rambut ketiga model tersebut.
Seorang aktivis perempuan mengkritik iklan tersebut seraya menyebutkan jika tidak ada hubungan antara perempuan telanjang dengan bir yang ditawarkan.
Iklan yang menampilkan tiga orang perempuan setengah telanjang yang masing-masing memegang segelas bir. Bir tersebut bahkan dicocokan dengan warna dari rambut ketiga model tersebut.
Seorang aktivis perempuan mengkritik iklan tersebut seraya menyebutkan jika tidak ada hubungan antara perempuan telanjang dengan bir yang ditawarkan.
Langganan:
Postingan (Atom)


