Pencetus tabung gas 3 kg Jusuf Kalla dalam suatu kesempatan pernah menyangkal opini yang berkembang di masyarakat bahwa tabung gas 3 kg adalah bom yang sewaktu-waktu bisa meledak. Mantan Wakil Presiden ini pun berdalih, tidak ada bukti jika ada kebocoran dalam tabung gas.
Menurut JK, penyebab ledakan tabung gas ini adalah kebocoran selang serta regulator disebabkan kelalaian pemakai. Tapi terakhir, pentil yang terdapat dalam tabung gas menyebabkan ledakan gas hingga melukai 10 orang di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (25/7/2010) kemarin. Apakah pemakai masih dipersalahkan?
“Dominannya pentil yang lepas itu karena konsumen menambahkan alat-alat tertentu seperti alat segitiga yang dijual di pasaran,” kata Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi kepada detikcom, Minggu (25/7/2010) kemarin.
Pentil menjadi penyebab baru terjadinya ledakan gas 3 kg. Sebelumnya, memang regulator serta selang dituding sebagai pemicu utama ledakan. Sehingga, pemerintah pun langsung mengeluarkan selang dan regulator SNI untuk mencegah makin maraknya insiden ledakan gas.
Namun, tak lama setelah pemerintah mengeluarkan selang dan regulator SNI, ledakan gas tidak makin surut, tetapi justru terus meningkat.
Daftas Isi
-
▼
2010
(211)
- ► 09/26 - 10/03 (2)
- ► 08/22 - 08/29 (2)
- ► 08/15 - 08/22 (21)
- ► 08/08 - 08/15 (18)
- ► 08/01 - 08/08 (34)
- ► 07/25 - 08/01 (28)
- ► 07/18 - 07/25 (43)
- ► 07/11 - 07/18 (38)
- ► 07/04 - 07/11 (4)
- ► 06/27 - 07/04 (20)
Senin, 26 Juli 2010
Menjelang Ramadhan Pedagang Kembang Api Kian Marak
Pedagang kembang api kian marak bermunculan di Kota Bogor jelang Ramadhan, dan keberadaan para pedagang ini sudah terlihat di sudut-sudut dan pinggiran pasar, jalan dan ruko-ruko sejak seminggu yang lalu.
Puluhan kembang api, mulai dari ukuran besar hingga kecil berbagai model dan bentuk dijajakan para pedagang di atas meja seukuran setengah meter.
Sudah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan kembang api dan petasan dijual untuk memeriahkan suasana Ramadan. Penggunaan kembang api dan petasan terus berlanjut hingga memasuki lebaran Idul Fitri.
Berjualan kembang api di bulan Ramadhan adalah dagangan musiman yang banyak dilakoni beberapa pedagang. Para pedagang ini berjualan dari pagi hingga malam hari.
Puluhan kembang api, mulai dari ukuran besar hingga kecil berbagai model dan bentuk dijajakan para pedagang di atas meja seukuran setengah meter.
Sudah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan kembang api dan petasan dijual untuk memeriahkan suasana Ramadan. Penggunaan kembang api dan petasan terus berlanjut hingga memasuki lebaran Idul Fitri.
Berjualan kembang api di bulan Ramadhan adalah dagangan musiman yang banyak dilakoni beberapa pedagang. Para pedagang ini berjualan dari pagi hingga malam hari.
Sketsa Yesus di Bulu Ayam
Ada seekor ayam memiliki bulu yang membentuk sketsa wajah mirip Yesus. Bahkan, dalam sketsa tersebut Yesus tampak sedang mengenakan mahkota duri.
Seperti dilansir Orange.co.uk, Minggu (25/7/2010), kejadian aneh ini pertama kali diketahui oleh si pemilik ayam, Grainger (25).
“Saya langsung menebak itu gambar Yesus waktu pertama kali melihatnya. Bahkan saat saya memberi tahu ibu saya, dia malah melihat ada mahkota duri di kepala sketsa Yesus itu,” kata Grainger.
Seperti dilansir Orange.co.uk, Minggu (25/7/2010), kejadian aneh ini pertama kali diketahui oleh si pemilik ayam, Grainger (25).
“Saya langsung menebak itu gambar Yesus waktu pertama kali melihatnya. Bahkan saat saya memberi tahu ibu saya, dia malah melihat ada mahkota duri di kepala sketsa Yesus itu,” kata Grainger.
Langganan:
Postingan (Atom)


